Frank Lampard Ajak Pemain Muda Chelsea Tunjukan Skillnya

Statement menarik diungkapkan oleh Frank Lampard. Pelatih baru Chelsea itu berjanji bahwa ia akan memaksimalkan pemain hasil didikan akademi The Blues pada musim depan.

Dalam 1 Dekade terakhir, Chelsea memiliki banyak pemain muda berbakat. Sangat berlimpahnya pemain-pemain berbakat itu, mereka kerap meminjamkan para pemain itu ke klub-klub Top Eropa lainnya.

Tetapi cukup miris keadannya, yang terjadi ialah minimnya pemain akademi Chelsea yang berhasil menembus tim utama The Blues. Tercatat hanya ada beberapa didikan akademi mereka di skuat utama The Blues, seperti Ruben Loftus-Cheek dan Callum Hudson-Odoi.

Lampard sendiri menyampaikan situasi tersebut akan berubah musim depan. Ia berjanji akan melibatkan lebih banyak pemain muda yang diangkat di skuat mereka musim depan.

“Semua orang tahu bahwa saya selalu tertarik dengan para pemain muda yang diproduksi akademi kami, dan kami saat ini memiliki banyak pemain muda yang bagus yang siap bersaing di tim utama kami,” tegas Lampard kepada Sportsmole.

“Namun sekarang mereka punya tugas yang berbeda, di mana mereka kini harus bisa membuat pembeda bagi tim ini. Kami menyiapkan jalur bagi mereka, dan sekarang mereka yang harus membuktikan bahwa mereka layak bermain di tim utama ini.”

“Saya sama sekali tidak mempedulikan masalah umur. Saya hanya peduli terhadap performa dan bagaimana cara mereka berlatih. Ini adalah saat yang tepat bagi mereka untuk menunjukkan kebolehan mereka.” Tegasnya kembali kepada tim bet789club.com.

Tur Pra Musim di Berbagai Belahan Dunia

Chelsea baru saja menyelesaikan tur mereka di Republik Irlandia. Mereka meraih satu kemenangan dan satu hasil imbang melawan tim lokal Irlandia.

Saat ini Chelsea sudah berada di Jepang. Mereka akan mengikuti turnamen pra musim bernama Rakuten Cup.

Selama di Jepang, Chelsea akan menguji kemampuan mereka melawan beberapa tim seperti Kawasaki Frontale dan juga Blaugrana. Setelah itu mereka akan menggelar tiga laga uji coba melawan Reading, RB Salzburg dan Borussia Monchengladbach sebagai penutup tur pra musim Chelsea.

Rooney Sebut Satu-satunya Kesalahan Klopp Adalah Menjadi Pelatih Liverpool

Wayne Rooney tidak mampu menyembunyikan rasa kagumnya terhadap pelatih Liverpool, Jurgen Klopp. Namun mantan pemain Setan Merah itu hanya menyayangkan keputusan Klopp menukangi klub seperti Liverpool.

Klopp mulai mengambil posisi kepelatihan di Liverpool pada tahun 2015 silam usai diboyong dari klub asal Jerman, Borussia Dortmund. Tapi ia butuh proses yang cukup panjang untuk bisa meraih kesukesan seperti saat ini.

Dalam kepelatihannya, Liverpool harus melanjutkan tren buruk dengan mengakhiri musim tanpa gelar selama empat musim lamanya. Setelah menunggu lama, akhirnya ia mempersembahkan gelar pertama yang datang dari kompetisi bergengsi Eropa, Liga Champions Eropa.

Tidak berhenti disitu, Klopp juga sukses membuat Liverpool jadi penantang serius Manchester City dalam perburuan gelar Premier League dan baru kalah pada pekan ke 36. Dan hasil tersebut membuat Rooney kagum, dan melayangkan pujiannya dengan cara yang tidak biasa.

“Jurgen adalah pelatih yang semua pemain ingin bermain untuknya. Anda bisa lihat bagaimana senangnya para pemain yang bermain di bawah asuhannya,” ucap Rooney kepada Sport Bild.

“Saya pernah bertemu dengannya sekali, dia adalah orang yang luar biasa. Satu-satunya kesalahannya adalah dia bekerja untuk Liverpool dan sukses di sana,” jawab rooney yang kini berkiprah di Amerika Serikat bersama klub MLS, DC United.

Rooney Kagum Sejak Lama

Tidak hanya baru-baru ini Rooney mengikuti kiprah Jurgen Klopp sebagai pelatih. Ia mengaku kekagumannya terhadap Klopp didasarkan oleh prestasinya saat masih berstatus sebagai pelatih Borussia Dortmund dahulu.

Klopp melatih Dortmund mulai tahun 2008 sampai 2015. Dalam rentang waktu yang cukup panjang itu, pria berusia 52 tahun tersebut berhasil mempersembahkan sejumlah prestasi apik, seperti gelar Bundesliga yang diraih sebanyak dua trofi.

“Saya punya rasa hormat tinggi kepada Jurgen Klopp dan juga atas apa yang telah ia raih. Tidak hanya di Liverpool, namun juga di Dortmund,” jawabnya, seperti yang dilansir oleh bet789casino.com. Sekarang ini, Klopp sedang mempersiapkan timnya melakoni laga uji coba pramusim melawan bekas klub asuhannya, Borussia Dortmund. Pertandingan uji coba tersebut akan dilangsungkan pada hari Sabtu tanggal 20 Juli 2019 mendatang di Notre Dame Stadium, Indiana, Amerika Serikat.

AC Milan Punya Semangat Dan Percaya Diri Besar Untuk Rekrut Demiral dari Juventus

Kabar baru datang dari klub AC Milan yang kabarnya masih tak mau menyerah begitu saja dalam perburuan pemain muda berusia 21 tahun, Merih Demiral dari klub yang saat ini masih ia bela, Juventus tetapi kabarnya mereka bisa mematokan harga sebesar 40 juta euro.

Demiral sebenarnya baru saja didatangkan oleh Juve. Ia dibeli dari Sassuolo dengan bandrol mencapai 18 juta euro.

Bianconeri sendiri pun sudah mempunyai kesepakatan dengan memberikannya kontrak berdurasi lima tahun lamanya. Akan tetapi muncul kabar bahwa Juve bisa saja langsung melepasnya ke Milan dengan status pinjaman.

Dan untuk Milan sendiri kemudian juga disebut sudah tertarik untuk memboyong bek muda berusia 21 tahun tersebut. Pasalnya usaha mereka untuk mendatangkan bek tengah lain sejauh ini belum berhasil. Dan Milan yakin dengan mendatangkan Demiral bisa di lancarkan.

Rossoneri sebelumnya tercatat dikabarkan sudah mengincar Matija Nastasic dari Schalke dan ada juga Dejan Lovren dari Liverpool. Namun semuanya terkendala soal harga. Yang lagi-lagi soal finansial.

Milan sendiri awalnya ingin meminjam bek asal Turki tersebut. Namun hal ini juga masih harus menunggu persetujuan dari pihak Sassuolo.

Semangat Untuk Tidak Menyerah

Namun ada hal yang tidak mengenakan, karena nyatanya Milan harus terpaksa gigit jari. Sebab ada kabar bahwa Juve tak ingin melepas Demiral ke Milan.

Dan ada kabar yang di sampaikan oleh direktur klub, Fabio Paratici, dilaporkan memiliki rasa kepercayaan diri tinggi kepada eks penggawa Alanyaspor itu. Jadi mereka tak akan melepasnya meski Bianconeri mendatangkan Matthijs De Ligt dari Ajax Amsterdam.

Semangat Milan di acungkan jempol karena dikabarkan Milan tidak menyerah begitu saja. Kabar ini dilansir oleh Gianluca Di Marzio (GDM).

GDM menyebut Milan benar-benar serius ingin mendatangkan Demiral. Mereka juga berusaha sekuat tenaga untuk merekrutnya atas permintaan sang pelatih anyar, Marco Giampaolo.

Namun ada beberapa tambahan yang di sampaikan dari DGM bahwa Rossoneri terbentur oleh biaya 40 juta euro yang diminta oleh Juve. Namun Milan bisa menegosiasikan perkerutannya dengan metode peminjaman namun disertai juga dengan opsi pembelian permanen. So kita lihat saja bagaimana informasi selanjutnya yang benar-benar akan segera di resmikan ya.

Sumber : www.celfceredigionart.org, Agen Poker Online Indonesia.

Saat Ini Masa Depan Penyerang Chelsea, Willian Ada di Tangan Frank Lampard

Pelatih yang baru saja di nobatkan untuk melatih Chelsea, Frank Lampard saat ini sedang di beritakan jika masa depan pemainnya berusia 30 tahun, Willian Borges da Silva yang akrab di panggil Willian disebut berada di tangan pelatih anyar berusia 41 tahun tersebut. The Blues masih belum menawarkan kontrak baru untuk Willian, dan kini Lampard berhak menentukan kelanjutan karier Willlian.

Menurut informasi yang didapatkan dari  Daily Mail, Lampard bakal memberikan suara terakhir tentang kontrak baru Willian di Chelsea. Kabarnya, Chelsea sedang mempertimbangkan melepas Willian. Namun ini hanya kabar yang belum di resmikan tetapi sudah tersebar di banyak media. Kita pun masih menunggu kabar resminya seperti apa.

Pemain berdarah Brasil ini hanya terikat sisa dan mempunyai kontrak sisa satu tahun lagi. Dia pun belum kembali bergabung dengan skuad Chelsea usai membantu Brasil menjuarai Copa America beberapa pekan lalu.

Ketika Maurizio Sarri masih memimpin klub Chelsea, pasalnya klub ini sudah menyiapkan tawaran baru untuk memperpanjang masa bakti pemain berdarah Brasil itu. Dan keputusan Chelsea di akui cukup berani, mengingat Willlian sempat masuk radar Barcelona.

Satu-satunya masalah saat itu adalah masa kontrak baru. Entah perpanjangan satu tahun, seperti protokol Chelsea mengingat untuk pemain yang sudah berusia 30 tahun, atau berdurasi dua tahun, seperti yang didapatkan David Luiz yang sudah berusia 32 tahun.

Sejak posisi Lampard sebagai pelatih menggantikan Sarri, Lampard belum pernah melihat aksi Wilian secara langsung dan ini menjadi salah satu point untuk Lampard sendiri. Dan dia mungkin akan menjelaskan keputusannya langsung begitu Willian bergabung dengan skuad The Blues.

Mengingat Lampard adalah pelatih yang senang memainkan pemain-pemain muda, dan bisa saja kemungkinan Willian mungkin harus siap mengucapkan selamat tinggal. Chelsea sepertinya bakal menatap babak baru, Lampard harus melakukan regenerasi skuad.

Larangan Transfer

Di sisi lain, Lampard harus bekerja keras karena tidak bisa mendatangkan pemain tambahan. Chelsea dihukum larangan transfer hingga Januari 2020 mendatang, yang artinya Lampard hanya bisa mengandalkan pemain seadanya dan coba untuk menahan keinginannya untuk memboyong pemain baru lainnya, karena sudah tidak ada kemungkinan sampai waktu yang di tentukan selesai.

Kontrak baru Willian diduga terpengaruh situasi ini. Lampard bisa jadi mengikat Willian dengan kontrak satu tahun lagi dan baru siap melepasnya pada akhir musim 2019/20 mendatang. Keputusan tersebut mutlak belum resmi di ajukan ya.

Bagaimanapun, Lampard mengaku larangan transfer itu sebenarnya juga menguntungkan. Dengan itu dia bisa fokus mengembangkan tim dan tidak sibuk mengejar pemain baru. Ia pun mengakuinya jika ia saat ini senang berada di posisinya sebagai pelatih Chelsea, ia akan mengusahakan dan bekerja keras untuk tim.

Sumber : Situs Poker Online Terpercaya, isbw13.org